fbpx

Bisnis Sendiri atau Bisnis Keluarga?

Artikel Bisnis

Tantangan paling berat dalam memulai usaha sendiri bukan karena tidak ada modal, bukan tidak ada ide baru. Yang paling sulit adalah mempertahankan endurance berbisnis, tetap bertahan dalam usaha meskipun menghadapi banyak tantangan.  Bagaimana cara memulai bisnis sendiri supaya tidak mudah menyerah?

Membuka usaha sendiri membutuhkan waktu, tidak bisa instan. Ada proses yang harus dilalui. Mulai dari memikirkan ide awal, membuka, memperkenalkan dan mempromosikan usaha tersebut. Dalam proses ini, banyak sekali tantangan dan rintangan. Baik dari internal pebisnis sendiri maupun yang datang dari eksternal. Tantangan ini tidak jarang menyebabkan pebisnis layu sebelum berkembang. Tidak kuat dan stress melihat usaha yang dibangun lambat tumbuh, penjualan seret, sementara dana dan tenaga sudah banyak dicurahkan. Akhirnya memilih mundur, menyerah. Ibarat kepompong, usahanya gagal menjadi kupu – kupu sebelum bisa terbang.

Belajar dari Bisnis Keluarga

Kita bisa belajar dari orang terdekat, yaitu orang tua yang sudah membangun bisnis keluarga sejak kita kecil. Dari mereka, kita akan paham bahwa jalan memulai usaha itu tidaklah mudah. Ada proses berliku, naik dan turun, terjal, yang mau tidak mau harus dilewati jika ingin berhasil. Yang sukses pun pernah melewatinya. Mereka berhasil karena bisa bertahan. Coba dulu berhenti di tengah jalan, pasti keberhasilan yang mereka dapatkan sekarang tidak akan pernah terwujud.

Kalau kita tidak punya bisnis keluarga yang bisa diteruskan, maka pengalaman orang sukses lainnya bisa menjadi reminder yang kuat, menjadi pemompa semangat, ketika sedang lelah atau gundah. Kalau para pebisnis sukses saja butuh waktu dan bahkan butuh pengorbanan untuk bisa berhasil, wajar saja kita yang baru memulai usaha menghadapi masalah.

Keduanya Bisa Berjalan Bersama

Keluarga yang tidak mendukung pasti kerap mengeluh dan tidak mau kompromi. Saya melihat beberapa orang yang akhirnya mundur dari berbisnis karena tekanan dari keluarga, yang ingin tetap mempertahankan gaya hidup, tidak mau prihatin, padahal kondisi keuangan sedang tidak memungkinkan. Sebaliknya, keluarga yang mendukung, memberikan semangat dan yang paling penting mau ikut prihatin. Mereka paham bahwa kesulitan sekarang akan mendatangkan kebahagiaan yang lebih besar nantinya.

Makanya, ketika ingin mulai usaha sendiri, penting membicarakan dan bicara terbuka kepada keluarga, terlebih jika kita sudah memiliki bisnis keluarga yang harus dilanjutkan. Menjelaskan bahwa memulai bisnis sendiri akan menghadapi masa – masa sulit di awal, tantangan yang tidak mudah, yang membutuhkan dukungan dan pengorbanan dari keluarga. Bagaimana strategi mengatur waktu dan fokus kerja agar bisnis sendiri bisa berjalan baik, di sisi lain, bisnis keluarga bisa tetap berkembang di tangan kita? Sudah banyak sekali pebisnis yang mengalami terobosan bersama Connectpedia, mari Anda juga bisa menjadi salah satunya! #keepstupid #alwayskeeplearning

Related Posts

No results found.

Menu